Rabu, Maret 18, 2009

IMAP vs POP3


Beberapa hari terkahir ini aku di pusingken dengan klien yang mempunyai masalah dengan emailnya.. jadi si klient tersebut ndak bisa narik/kirim email melalui outlook ekpress nya.. pertama di pake IMAP malah ndak bisa, akhirnya pake POP3 berhasil.. tapi anehnya ketika donlot email.. yang ke donlot hanya email lama yang di server email itu sendiri sudah tidak ada alias di hapus...wew.. cape deh.. :( udah di coba donlot mpe habis trus mlai donlot lagi aku pikir setelah sukses donlot yang lama pasti dia ntar donlot yang baru.. eh ternyata tetep aja ndak bisa.. n tetep donlot email yang lama itu.. wee.. akhirnya mpe kantor masih di coba-coba lagi.. lihat ini itu.. cari-cari jalan kluarnya.. trial error lagi.. akhirnya setelah aku setting outlook tersebut pake IMAP dia bisa donlot email yang baru juga.. nah itung-itung buat dokumentasi saya pribadi.. ini ada beberapa tulisan yang aku dapet dari beberapa blog yang berhubungan dengan masalah ini, smoga aja bermanfaat..


IMAP (Internet Message Access Control)
Adalah protokol standar untuk mengakses/mengambil e-mail dari server. IMAP memungkinkan pengguna memilih pesan e-mail yang akan ia ambil, membuat folder di server, mencari pesan e-mail tertentu, bahkan menghapus pesan e-mail yang ada. IMAP adalah protokol baru yang ada di System Email baru kita, selain protokol POP3 yang sudah ada sebelumnya.

kelebihannya :
- Dengan IMAP, user dapat membuat, mengubah dan menghapus folder yang ada di
server
- E-mail baru akan didownload dari server jika user ingin membacanya, sehingga
e-mail juga dapat diakses dari tempat lain.

kekurangan :
- Server layanan e-mail memerlukan kapasitas resource yang agak tinggi.

POP3(Post Office Protocol)
Merupakan protokol yang digunakan untuk mengambil pesan dari mailbox pada komputer server dan menyimpannya pada komputer lokal pengguna POP3. Server menggunakan port 110 pada TCP/IP. Jika ada client yang akan menggunakan layanan server, maka koneksi antara keduanya dilangsungkan. Setelah terkoneksikan, server POP3 akan memberikan sebuah pesan sambutan yang kemudian dilanjutkan pada tahap berikutnya yaitu tahapan otorisasi, dimana client harus mengidentifikasikan dirinya ke server POP3 dengan mengirimkan user id dan password.
POP3 mengambil e-mail dari server dengan satu kali koneksi. Artinya pada saat kita ingin membaca e-mail maka kita harus melakukan proses sinkronisasi di aplikasi e-mail client sehingga semua e-mail akan ditarik ke komputer lokal pada saat terjadi koneksi internet ke server.

Kelebihan :
- Kelebihan utama POP mail adalah kemampuannya untuk dibaca secara offline (tidak
harus terkoneksi ke internet).
- Melalui e-mail berbasis POP3 akses internet pada saat mengirim dan menerima
dapat dikurangi.
- Lebih mudah dalam pengarsipan, karena e-mail disimpan di komputer pengguna
- Hanya dapat dibuka dari komputer pemakai saja.

Kekurangan :
- Harus menggunakan e-mail client seperti Outlook Express, Eudora Mail, Mutt, dan
lain-lain.
- Hanya dapat mengakses e-mail dari komputer yang terinstal e-mail client, tidak
bisa mengecek e-mail Anda dari sembarang tempat.


Dari keterangan di atas jelaslah bahwa perbedaan yang paling significant antara IMAP dan POP3 adalah kemampuan IMAP untuk melakukan sinkronisi Folder dan Rule terhadap Webmail.
Jika anda adalah orang yang suka traveling dan membuka email tidak selalu dengan notebook anda maka IMAP adalah pilihan yang tepat (meskipun demikian anda harus perhatikan masalah delay dan penghapusan email secara permanent yang memerlukan perintah "Purge Deleted Messages"). Kemampuan IMAP dalam hal membuat Rule/Filter langsung di server sangat membantu traveling-user dalam mengorganisasikan emailnya. Jika anda tidak memerlukan fitur IMAP tersebut, maka POP3 adalah pilihan yang tepat.
Jika anda lebih banyak menggunakan notebook sendiri maka pilihlah POP3 sebab lebih cepat dibandingkan IMAP dan lebih enak untuk membaca email ketika anda offline.
kalo bingung pake aja POP3 :D sekian.. semoga bermanfaat




0 komentar:

Posting Komentar