Semua yang ada didunia ini berawal dari-Nya dan kepada-Nya jua semuanya kan berpulang, apa yang telah menjadi kehendak-Nya maka tidak ada yang bisa menghalanginya lagi. Ada yang datang begitupun adapula yang pergi selalu akan begitu, hanya saja manusia terkadang terlalu... terlalu mencintai, terlalu bahagia dan terlalu lainya...
Ketika seorang ayah dan ibu sedang menanti kehadiran anak, begitu banyak bayangan akan kehadiran seorang anak kecil lucu dan imut yang akan semakin melengkapi kebahagiaan keluarganya.. sebuah nama mungkin sudah dipersiapkan, begitupun seorang kakak yang menanti kehadiran seorang adik yang akan menjadi teman bermainnya nanti, namun ketika Tuhan berkata lain, apa yang bisa kita perbuat, semua sudah dipersiapkan sebaik-baiknya, semua sudah diusahakan semaksimal mungkin, tapi itulah manusia, hanya bisa berusaha dan tetap Tuhanlah yang akan menentukan. Manusia mempunyai hati yang bisa merasakan akan kebahagian dan kesedihan, ketika kehilangan akan sesuatu yang kita sayangi maka akan timbul rasa kepedihan itu, hal yang sangat manusiawi sekali. Namun manusiapun dikaruniai akal untuk berfikir secara logika, semestinya antara hati dan akal bisa seimbang dalam berjalan menghadapi setiap masalah yang akan selalu dihadapi oleh seorang manusia.
Kadang manusia selalu mencari penyebab dari sebuah peristiwa, seandainya mereka berfikir sedikit saja, dan ingat bahwa semua ini datang dari-Nya maka pasti keikhlasan hati kan diraih. Meski memang semua mesti diambil sebagai pelajaran untuk hari depan yang lebih baik, namun untuk menjadi Ikhlas tidak selalu mudah, ikhlas dalam menerima segala apa yang telah diberikan-Nya baik yang buruk atau yang baik sekalipun, karena Dia lah yang maha Tau dan mengerti apa yang terbaik untuk manusia, karena dalam setiap peristiwa pastilah ada hikmah yang bisa dipetik bagi yang bisa melihat.
Pitriani, adik kami, bidadari kami, anak yang kami cintai, pergilah dengan tersenyum nak, bahagialah engkau di sisi-Nya. Amin...
Would you hold my hand...
If I saw you in heaven...
Would you help me stand...
If I saw you in heaven...
By : Eric Clapton
Pitriani 14 Juni 2010
4 komentar:
semoga tidur dengan tenang...semoga yang ditinggalkan tetap tabah
mbak titik...
iya makasih mbak....
n sampai detik ini air mata q selalu menetes tanpa ak sadari saat melihat semua kenangan tentang pitri.............
karena hanya doa yg bisa ak panjatkan untuk pitri agar dy dberi tempat yg lebih indah d surga............
@ anonim...
yakinlah esok Tuhan kan pertemukan kalian kembali di syurganya yang indah... :)
Posting Komentar