Sabtu, Juli 02, 2011

Bapak....

“Bapak….” Biasa kami memanggilmu,engkaulah tempat kami berkeluh kesah ketika kami dapati masalah, engkaulah tempat kami meminta ketika kami tak punya dan kau pasti kan memberikan entah bagaimanapun caranya meski sebenernya bapak ndak punya, dimata kami bapak selalu punya dan selalu bisa.. kami selalu tak peduli dengan cara itu. Bapak selalu tau apa yang kami rasakan, Bapak sempurna bagiku, bapak akan melakukan apapun demi kami anaknya, meski tak jarang kami selalu membuatmu kecewa dan sedih, membuatmu berpikir… bahkan saat bapak-bapak lain seusiamu sedang menikmati masa tuanya dengan bercanda dengan cucu2nya, bapak masih saja tak berhenti memikirkan kami yang tetap menjadi bebanmu, bapak masih saja terus bekerja keras untuk kami yang juga masih saja terus meminta. Sering kulihat dalam duduk lamunan dibalik kerutan dahimu itu lelah tergambar jelas, mata bapak tak lagi setajam ketika ku masih kecil dulu, gerakanmu kian melamban, tubuhmu tak setegar dulu, bapak… kini engkau sudah tua.. terlalu banyak yang engkau lakukan pada kami, sampai kapan ?? dengan apa kami mesti membalasnya ?? ataukah Allah memang sudah menggariskan hidupmu sedemikian rupa ? selalu berkorban….

Inginku bisa membuat bapak dan ibu bahagia, seperti yang biasa dilakukan setiap anak pada orang tuanya, tak muluk seperti naik haji atau umroh.. atau membalas jasamu ? tidak… semua yang kau lakukan takan terbalas. Aku hanya ingin bapak tak lagi banyak berpikir, aku ingin bapak banyak istirahat, aku ingin bapak menjaga kesehatan, makan teratur, aku ingin bapak tenang menikmati hari tua dan bisa dengan mendekatkan diri pada Allah. Aku ingin… karena engkaulah tempatku mengabdi, namun rupanya tak banyak bisa kubuat.. selain menemanimu ngobrol ringan, sesekali menonton bareng dan mengomentari sinetron walaupun sebenernya aku benci pak prabu apalagi malena :D , memastikan bapak sudah makan… hanya itu pak… tak lebih..

Terimakasih atas semua yang telah engkau berikan selama hidupku, terimasih atas pengorbanan dan perjuangan dalam mengasuh dan membimbing kami.Jazakallah bil jannah untuk setiap peluh yang kau teteskan, untuk setiap kerut dahimu yang tak sempat kuhitung, untuk setiap jaga sepanjang malam ketika aku sakit dan ketika kau merindukanku, untuk telo goreng paling lezat sedunia, untuk tetes "air mata laki-laki "yang begitu mahal ketika kau khawatirkan aku, untuk kepercayaanmu padaku, meski seringkali ku hianati. Tak akan pernah bisa terbalas segalanya, kecuali dengan
.......jazakallah bil jannah, " semoga Allah mengganti semuanya dengan syurga, semoga bisa kubayar dengan syurga yang Allah beri,semoga...... .."Selamat ulang tahun pak.. tak ada kado atau buah tangan selain do’a semoga panjang umur, diberikan kesehatan, dimudahkan urusan dunia dan akhiratnya, di jauhkan dari segala macam penyakit, selalu dalam lindunganNya ROBBIGHFIRLII WALIWAALIDAYYA WARHAMHUMAA KAMAA ROBBAYAANII SHOGHIIROO “Ya Allah, ampunilah dosaku dan dosa ayah ibukuk, sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku sewaktu aku masih kecil”

Amin….

0 komentar:

Posting Komentar